KONI SIDOARJO – Rasa syukur mendalam dipanjatkan oleh pelatih voli pantai legendaris, Indonesia, Bambang Eko Suhartawan.
Pria yang akrab disapa Coach Wawan ini sukses mengantarkan atlet binaannya itu selama di SMANOR Sidoarjo, Bintang Akbar, yang pada Sabtu (3 /10/2026), berhasil meraih medali perak, dalam ajang bergengsi Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.
Bintang Akbar, yang dalam kompetisi ini berpasangan dengan Sofyan Rahman Efendi, harus puas membawa pulang medali perak setelah memberikan perlawanan sengit di babak final melawan tim tangguh asal Qatar.
Meski demikian, capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan olahraga voli pantai tanah air, khususnya di Jawa Timur.
Kedekatan Coach Wawan dengan Bintang Akbar memang bukan cerita baru. Dedikasi Wawan dalam mengawal karier Bintang sudah teruji sejak tahun 2018.
Saat itu, Wawan mendampingi Bintang yang berpasangan dengan Danang Herlambang untuk bertanding di ajang Youth Olympic Games 2018 yang digelar di Buenos Aires, Argentina.
Karier atlet asal Mojokerto ini memang terus meroket. Sebelum menyabet medali perak di Asian Games Jepang, Bintang juga sukses mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada SEA Games 2023 di Kamboja.
Melihat performa anak asuhnya, Coach Wawan optimis bahwa masa depan Bintang masih sangat cerah. “Masa golden age (usia emas) Bintang masih ada. Semoga apa yang ia cita-citakan untuk menjadi atlet internasional yang sesungguhnya bisa berhasil,” ujar Wawan.
Saat ini, Bintang Akbar berada di usia produktif 25 tahun, sebuah usia matang bagi seorang atlet voli pantai untuk mencapai puncak performanya.
Tidak mau berpuas diri dengan prestasi di tingkat Asia, duo Bintang Akbar dan Sofyan Rahman Efendi kini langsung mengalihkan fokus mereka ke target yang lebih tinggi.
Saat ini, mereka sedang berjuang keras mengumpulkan poin dan mempersiapkan diri untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 di Amerika Serikat.
” Dengan konsistensi dan kerja keras, impian menembus panggung olahraga tertinggi di dunia tersebut bukanlah hal yang mustahil,” komentar Wawan, yang mantan ASN Pemkab Sidoarjo itu. (ali/humas koni )









