KONI SIDOARJO- Super Soccer Festival 2025 resmi ditutup. 36 tim sepak bola usia 9, 11 dan 13 tahun telah merampungkan pertandingan di Stadion Jenggolo Sidoarjo. Sejak tanggal 19 sampai 21 Desember 2026 kemarin tim-tim sepakbola usia dini itu telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sore tadi, event sepakbola yang digelar Indonesia Soccer Academy ditutup Ketua KONI Sidoarjo Imam Mukri Effendy, Minggu, (21/12).
Ketua KONI Sidoarjo Imam Mukri Effendy mengatakan event olahraga sepakbola seperti ini bukan hanya sekedar kompetisi. Namun menjadi wadah atlet-atlet sepakbola usia dini untuk menunjukkan bakatnya. Lewat Super Soccer Festival 2025 tersebut akan muncul bibit-bibit atlet sepakbola potensial.
“Ada hal yang lebih penting dari semua ini, sepakbola sebagai sarana pemersatu dan pembentukan karakter generasi muda,” ucapnya.

Imam Mukri mengatakan Kabupaten Sidoarjo merasa bangga dan terhormat event sepakbola Super Soccer Festival 2025 dapat diselenggarakan di Kabupaten Sidoarjo. Kehadiran tim sepakbola luar negeri yang ikut meramaikan Super Soccer Festifal kali ini menegaskan bahwa Kabupaten Sidoarjo mampu menjadi pusat kegiatan olahraga tingkat internasional.
“Atas nama pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkerja keras mensukseskan acara ini,”ucapnya.
Sementara itu Prof. Imam Syafi’i CEO Indonesia Soccer Academy mengatakan terdapat 504 pemain sepakbola dari 36 klub yang ikut meramaikan Super Soccer Festival tahun ini. Disampaikannya event sepak bola yang diselenggarakannya kali ini tidak hanya diikuti oleh klub sepak bola tanah air saja. Namun ada juga klub sepak bola asal Singapura dan Brunai Darussalam yang ikut.
“Peserta Super Soccer Festival tahun ini yang terjauh dari Singapura, ada juga dari lombok,” ujarnya.

Disampaikannya Super Soccer Festival diikuti pemain sepakbola usia 9, 11 dan 13 tahun. Mereka bertanding ditiga kategori. Mulai dari kategori merpati, elang dan garuda. Masing-masing kategori diikuti seluruh klub disetiap usia. Salah satunya klub sepakbola Flair FA Singapura yang bertanding di usia 13 tahun.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang telah memberikan fasilitas stadion ini untuk penyelenggaraan Super Soccer Festival tahun ini,”ucapnya.
Prof. Imam Syafi’i juga mengatakan Super Soccer Festival digunakannya sebagai tempat pembelajaran bagi atlet-atlet sepakbola usia dini dalam olahraga sepakbola. Melalui ajang tersebut diharapkannya akan tercetak atlet sepakbola profesional nantinya.
“Mudah-mudahan apa yang didapatkan anak-anak sekalian menjadi bekal untuk menjadi pemain profesional dan pemain nasional kelak nanti,” ucapnya. (humas koni)








