KONI SIDOARJO – Ketua Pengkab Cabor Dayung Sidoarjo, Yos Sudarso, mengatakan jajarannya akan tetap terus berjuang sampai darah penghabisan, agar bisa memperoleh prestasi terbaik menuju PORPROV Jatim X 2027 mendatang.
Disela-sela acara upacara penghormatan pemenang (UPP) para atlet Cabor Dayung yang menjadi juara dalam kegiatan PORKAB Sidoarjo 2026, yang digelar di pinggir Sungai Sidokepung Desa Sidokepung Kecamatan Buduran, Minggu (14/6) kemarin, Yos Sudarso mengatakan Cabor dayung Sidoarjo pada PORPROV Jatim IX 2025, berada di posisi runner-up.
Yos Sudarso mengatakan kegiatan PORKAB Sidoarjo 2026 untuk Cabor dayung telah dimulai pada Sabtu (13/6/2026) di SMPN 2 Sidoarjo dan berakhir pada Minggu (14/6/2026), di sungai Sidokepung Kecamatan Buduran. Para atlet dayung PORKAB Sidoarjo 2026 ini, berasal dari club dayung Jenggolo Sidoarjo, satu-satunya club dayung yang ada di kabupaten Sidoarjo.
Ada sebanyak 46 atlet yang mengikutinya. Para atlet berasal dari tingkatan SD, SMP dan SMA. Nomor yang dipertandingkan 15 untuk putra dan 15 untuk putri. Diantaranya kelas Rowing, Kano, Dragon boat, Kayak, Slalom, Kano Racing, Stand up Padle dan Argometer.
“Alhamdulillah PORKAB Sidoarjo 2026 ini, kegiatan Cabor Dayung berjalan lancar dan sukses, mulai persiapan sampai selesai,” komentar Yos Sudarso, disela acara UPP kepada para atlet yang menjadi juara.
Dikatakan Yos, panggilan akrab Yos Sudarso, kegiatan PORKAB Sidoarjo ini sebagai seleksi atlet menuju event PORPROV Jatim X 2027.
Jajaran pengurus Cabor dayung Sidoarjo, kata Yos menargetkan bisa mendapatkan 7 medali emas dalam PORPROV Jatim X nanti. Semua medali harus didapatkan, mulai emas, perak dan perunggu.
“Kita mohon dukungan masyarakat dan Pemkab Sidoarjo, agar atlet kita bisa terus berprestasi,” ujarnya.
Dandi Sukmana, salah satu orang tua atlet asal Desa Semampir Kecamatan Sedati, dalam kesempatan acara UPP kepada atlet dayung yang menjadi juara dalam PORKAB Sidoarjo 2026, memberikan pengakuan anaknya yang masih duduk di bangku SMP, tetap bisa berprestasi meski mengikuti latihan dayung dan mengikuti pelajaran di sekolah.
Pelajaran di sekolah, menurut Dandi tidak terganggu dan bisa berprestasi di cabor dayung ini. Beberapa waktu ini, anaknya sempat juara pada event yang digelar di Pasuruan, Probolinggo dan di Semarang.
” Terakhir anak saya mendapatkan medali perak,” ujarnya. (ali / humas koni )








